LIKE FANPAGE SUBJECT 09!

Ahmad Shah Massoud: Mujahid Brilian yang Bahkan Ditakuti Al-Qaeda

Semua orang tahu siapa itu Osama bin Laden. Jika kita membicarakan konflik di Afghanistan, Osama bin Laden adalah nama pertama yang terngiang di kepala kita. Sayangnya, hanya sedikit orang yang pernah mendengar nama Ahmad Shah Massoud. Padahal, Massoud adalah orang yang berjasa paling besar mengusir dan membuat Uni Soviet kerepotan saat negara komunis itu masih menduduki Afghanistan pada tahun 1979-1989.

Entah mengapa orang tidak begitu tertarik membicarakan badass dari Afghanistan ini, padahal Massoud adalah panglima militer yang sangat brilian, taat agama, dan anti terhadap fanatisme agama. Ia bahkan termasuk salah satu orang yang benar-benar dianggap dan dipanggil mujahid oleh negara-negara barat. Well, kalau negara-negara barat sampai mengakui seorang pejuang muslim sebagai mujahid, berarti pejuang muslim tersebut memang sesuatu. Massoud memang sesuatu.

Tak hanya itu, Al-Qaeda dan Taliban bahkan takut sekali dengan Massoud. Jika kita melihat fotonya pertama kali, kita mungkin akan berpikir, “Siapa nih? Teroris?” Tetapi tidak, Massoud tidak seperti yang kita pikirkan. Ia adalah seorang panglima dan politisi yang dicintai oleh orang banyak. Ia sangat dicintai oleh orang-orang Afghanistan, dihormati musuhnya, dan disegani oleh barat. Ia tidak menutup diri dari keberagaman terlepas dari betapa taatnya ia pada agama. Ia bertempur hanya untuk satu:  membebaskan Afghanistan dari penindasan, termasuk dari penindasan para ekstremis.

Tak ayal, untuk menghentikan pengaruh Ahmad Shah Massoud di Afghanistan, Al-Qaeda akhirnya membunuh Massoud pada tanggal 9 September 2001, hanya dua hari sebelum gedung kembar WTC diserang.

Ahmad Shah Massoud hanya memiliki prajurit sebanyak kurang-lebih 5000 orang. Akan tetapi, walaupun ia kekurangan orang, kekurangan suplai amunisi dan senjata, kekurangan logistik, dan kekurangan-kekurangan lainnya, ia mampu membuat pasukan Uni Soviet kocar-kacir. Ia sangat ahli memainkan taktik gerilya; memilih momen, menyerang secara tiba-tiba, mencuri persediaan musuh, dan menghilang di pegunungan Afghanistan. Hingga detik Uni Soviet angkat kaki dari Afghanistan, Massoud tetap tak terkalahkan, malah mendulang kemenangan di mana-mana.

Sayangnya, ia justru gugur di tangan “saudaranya” sendiri.

Karena ketangguhannya, Massoud dijuluki The Lion of Panjhsir. Ia dianggap sebagai salah satu mujahid paling brilian sepanjang abad ke-20. Negara-negara barat yang biasanya memberikan cap negatif pada istilah “mujahidin”, justru benar-benar memandang Massoud sebagai mujahid dalam arti yang sesungguhnya, dalam arti yang positif. Ia bahkan banyak dinobatkan sebagai the most badass man on Afghanistan oleh orang-orang barat, salah satunya situs Badass of the Week.

Jika kamu seorang muslim, ikutilah jejak beliau. Muslim yang baik dapat menjadi disenangi dan disegani dalam satu waktu yang sama. Never follow those bastards who use Islam as their weapon to oppress, kill, rape, and hurt people. Salam.


Belum tahu apa itu Subject 09? Waduh, mulai baca dari sini deh: bit.ly/s09-00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Eits, jangan membiasakan diri untuk membajak ya, sayang. _AdminNadia_